IHSG ditutup pada level 4313.439, turun 37.845 points (-0.87%), dengan total value sebesar 4.8 trilyun, dimana asing net sell sebesar 204 Milyard rupiah.
Dow. 12795.96 +207.65 +1.65%
Nasdaq. 2916.07 +62.94. +2.21%
S&P 500. 1386.89 +27.01. +1.99%
FTSE. 5737.66 .+132.07 +2.36%
Dax. 7123.84 .+173.31 .+2.49%
CAC40. 3439.58 +98.06. +2.93%
VIX. 15.24. -1.17. -7.13%
USD Index 80.847 -0.410. -0.50%
(DXY)
Oil. 89.16. +2.24. +2.58%
Gold. 1731.85. +18.10. +1.06%
IDR. 9630(source: yahoo finance)
Euro. 1.2813
TLKM. 38.76 -0.17. -0.44% Rp9331
ISAT. 33.74 +0.22 +0.66% Rp6498
BumiPLC. 273.80. +9.60. +3.63%
EIDO. 30.90. +0.35. +1.15%
Timah. 20700. +400. +1.92%
Nickel. 16320. +400. +2.37%
CPO. 2459RM +30RM +1.24% $802
Corn. 742.50. +11.50. +1.57%
SoybeanOil 48.22 +0.85. +1.79%
- Fenomena subuh ini kembali memberikan angin segar, setelah Obama memberikan pernyataan bahwa beliau sanggup untuk melobby partai lawannya untuk tidak memberlakukan kebijakan fiscal cliff (jurang fiscal), yaitu menaikan pajak dan memperkecil anggaran belanja, sehingga Dow naik 1.65%, bahkan Eropa naik diatas 2-3%.
- Terdapat sentimen positif dari spekulasi pergantian kepemimpinan di
China dan Pemilu Jepang pada bulan depan yang akan membawa perubahan
yang lebih baik. Ada juga optimisme Kongres AS akan dapat menuntaskan
masalah pelik fiscal cliff. Semua itu, tampak belum berimbas pada IHSG.
Posisi IHSG yang sedikit mendekati area overbought dan kekhawatiran
terjadinya resesi di zona Euro dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan
aksi profit taking. Sementara itu, bursa saham Asia menguat seiring
respons positif pelaku pasar terhadap optimisme Kongres dan pemerintahan
AS akan dapat segera menemukan solusi atas penanganan masalah fiscal
cliff.
Bursa saham AS diharapkan dapat melanjutkan penguatan dengan sentimen positif dari langkah pembahasan antara Pemerintahan & kongres untuk segera menyelesaikan masalah fiscal cliff dan perkiraan kenaikan existing home sales. Bila kondisi positif ini dapat terjaga hingga penutupan diharapkan dapat berimbas positif bagi pergerakan bursa saham Asia Selasa (20/11) ini, termasuk IHSG - indeks berpola hammer dan kembali di bawah middle bollinger bands.
Selain itu, Moving Average Convergence-Divergence (MACD) tertahan
membentuk goldencross dengan histogram negatif yang mendatar. The
Relative Strength Index (RSI), William’s %R, dan Stochastic bergerak
gagal melanjutkan upreversal ke area overbought.
Pelemahan yang terjadi di tengah penguatan bursa saham global membuat IHSG bergerak anomali. Kondisi ini tentunya dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembelian secara bertahap beberapa efek yang secara fundamental masih cukup baik. Bila sentimen positif mulai berimbas, kemungkinan IHSG akan bergerak variatif cenderung mencoba upreversal. - Adapun saham2 yang patut dicermati seperti BHIT, SSIA, LPCK, ARNA, BMTR, TSCP dan CPIN , ASRI
Bursa Wallstreet terangkat penyelesaian masalah Fiscall cliff
Mayoritas saham di Wall Street mencatat kenaikan tajam pada awal pekan ini menyusul munculnya harapan atas penyelesaian ‘fiscal cliff’ dan rilis data penjualan rumah yang lebih baik dari ekspektasi.
Dow Jones Industrial Average melesat lebih dari 140 poin dengan dipimpan saham Bank of America, setelah mencatat penurunan mingguan ke-4 beruntun pada hari Jumat lalu. Performa cemerlang juga diperlihatkan S&P 500 dan Nasdaq Composite, yang masing-masing berhasil meraup keuntungan 1,4% dan 1,35%. Ke-10 sektor kunci S&P mengawali perdagangan dari zona hijau, dengan kenaikan terbesar dicetak sektor energi dan keuangan.
Sentimen positif telah mewarnai perdagangan sejak sesi Asia dan Eropa setelah Presiden AS Barack Obama mengatakan bahwa kesepakatan baru untuk mengatasi jurang fiskal dapat tercapai. Dan hal tersebut akan bergantung pada kompromi partai Demokrat dan partai Republik di Kongres AS serta Gedung Putih untuk menyepakati langkah-langkah baru tentang bagaimana mengurangi tingkat hutang negara sebelum tanggal 31 Desember.
Sementara data ekonomi yang baru saja dirilis menunjukkan penjualan rumah kembali di AS naik menjadi 4.790.000 pada bulan lalu dari 4.690.000 pada bulan Oktober. Angka tersebut berhasil memnatahkan ekspektasi kenaikan menjadi 4.750.000 dari para ekonom.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar