IHSG ditutup pada level 4162.659, naik 2.151 point (+0.05%), dengan value transaksi sebesar 4.4 trilyun, dimana asing net buy sebesar 142.6 milyard rupiah.
DJIA.........13057 -115.83 -0.88%
S.P 500....1402.08 -11.41 -0.81%
Nasdaq......3053.8 -20.27 -0.66%
FTSE..........5776 +2400 +0.04%
CAC...........3431.560 -29.09 -0.84%
DAX...........6949 -68.18 -0.97%
Hangseng ....20.132.240
Nikkei..........9.065.550 -112.570 -1.230%
EUR........1.256 -0.001 -0.07%
IDR............9503 8.000 0.08%
EIDO.........29.78 -0.09 -0.30%
TLK...........39.69 +0.21 +0.53%
IIT.............27.80 0.00 0.00%
BUMI Plc...355.0 -2.00 -0.56%
CrudeOil...95.93 -0.34 -0.35%
Gold..........1671 -13.0 -0.08%
Tin...........19300 +590. +3.15%
Nickel......15940 +215. +1.37%
Coal..........88.30 +1.15 +1.32%^
CPO......RM3078 +116. +3.92%
DOC..........1000 0.00 0.00%
Tip trading buat hari ini, Kamis tanggal 23 Agustus 2012 :
- Setelah libur selama seminggu karena hari raya Idul Fitri 1433 H, maka hari ini semua kegiatan perbankan dan Bursa Efect Indonesia buka kembali seperti biasa.
- Namun karena pembukaan IHSG pada minggu ini dimulai pada hari Kamis dan Jumat, maka 2 hari ini hampir dipastikan IHSG masih akan sepi, sehingga IHSG akan berjalan ramai dan normal setelah hari Senin depan pada tanggal 27 Agustus 2012, terlebih lagi selama IHSG tutup, dow jones, Nasdaq dan S&P500 tidak begitu banyak perubahan.
- Sektor mining dan CPO yang layak diperhatikan, kita dapat melihat bahwa selama seminggu terakhir ini CPO naik 7,5%, Timah naik 6.1%, Nickel naik 4.8% dan Gold naik 3.09%.
- Sebelum liburan panjang ini, IHSG sanggup tutup pada diatas 4160, sanggupkah IHSG mempertahankan prestasinya dan terus berada diatas level 4150? Sepanjang berada diatas level 4100 IHSG masih dalam kondisi wajar dan normal tentunya.
- IHSG diprediksi akan bergerak mixed, ada beberapa data ekonomi eropa yang akan dirilis hari ini diantaranya pertemuan jerman, prancis dan yunani seputar pembayaran hutang, kemudian jobles clam, dan penjualan rumah bulan juli, selain itu antisipasi data gdp inggris dan data durable goods amerika. Untuk saham2 pilihan blue chips bisa diperhatkan seperti CMNP, BMRI,BBRI,INTP,GGRM dan INDF disamping saham second liner lainnya seperti SSIA,MAIN,BHIT dan TINS.
IHSG :
Stochastic dalam posisi area jenuh beli.
Asing masih net buy.
IHSG masih dalam posisi garis up coklat up trend.
sehingga turun hingga level 4140 masih posisi wajar.
S : 4140... 4137... 4095, R : 4183... 4202
Hati-hati akan aksi profit taking sewaktu.
SSIA :
Saham ini berpotensi break all time new high diatas level 1230.
Stochastic golden cross diarea masih bawah.
MACD baru akan golden cross.
Naik dengan volume yang cukup besar.
S : 1150... 1140, R : 1200... 1230.
Batasi resiko jika turun dibawah 1140.

MAIN :
Stochastic masih dalam area jenuh jual.
MACD mulai nampak akan golden cross.
Support kuat berada pada level 1460-1430.
MAIN tembus 1570 baru akan mencoba bermain diatas level 1600an menuju level tertinggi 1800.
Best buy area adalah 1490-1520 dan 1460-1430.
Stop loss jika turun dibawah 1430.
S : 1520... 1500, R : 1550... 1570
BHIT :
Saham ini biasanya bergerak anomali dengan IHSG.
Close, MA5, MA20, MA50 semua berdekatan dalam 1 titik kembali.
MACD golden cross dalam posisi yang datar.
Saham ini dalam konsolidasi yang panjang, kecuali bila mampu break out dari posisi 410-415.
S : 395... 390, R : 410... 415.
Batasi resiko jika turun dibawah 375.
TINS :
Tingginya harga emas mendongkrak harga timah.
disamping tutupnya smelter timah liar di bangka belitung.
MACD dan Stochastic berhasil golden cross secara bersamaan.
Target harga terdekat adalah 1410-1500.
S : 1310... 1300, R : 1370... 1400.
batasi resiko jika turun dibawah 1280.
WALLSTREET PUDAR BERSAMAAN DENGAN HARAPAN QE3
Bursa saham AS ditutup dekat level rendah sesi pada hari Kamis, dengan semua sektor pada S&P ditutup di area negatif, di tengah kecemasan lemahnya perekonomian global dan memudarnya optimisme atas
stimulus tambahan dari
Federal Reserve. Wall Street sempat pulih pada hari Rabu pasca minutes pertemuan FOMC terakhir menunjukkan “banyak” anggota Fed yang merasa diperlukannya stimulus tambahan kecuali jika perekonomian membaik secara substansial. Namun presiden Fed St. Louis
James Bullard memperkecil ekspektasi QE3 Fed, dengan mengatakan kondisi ekonomi ini tidak cukup lemah dan bahwa minutes pertemuan yang terbaru “membosankan.”
“Daftar opsi yang mungkin sedang dalam pertimbangan saat ini mungkin menandakan bahwa Fed melihat QE itu sebagai solusi masih belum perlu dan mereka harus bergerak dalam arah dan kombinasi yang berbeda,” ucap Quincy Krosby, strategis pasar pada Prudential Financial. “Pada saat yang sama, ada aksi profit-taking seiring investor menanti katalis selanjutnya.” Sejumlah data ekonomi global yang negatif buruk turut memperburuk sentimen. Data output pabrik
Cina anjlok ke level rendah 9 bulan, mengkonfirmasi kecemasan untuk perlambatan yang berkepanjangan.
THE FED HIJAUKAN EROPA
Sinyal peluncuran stimulus oleh bank sentral Amerika disambut baik oleh investor Eropa.
Bursa
saham Eropa dibuka menguat pada hari Kamis (23/08). Saham-saham berbasis perbankan dan minyak memimpin penguatan pasca pernyataan sikap Federal Reserve Bank satu hari sebelumnya. Efek dari ekspektasi stimulua Amerika mampu menutup pengaruh dari data manufaktur China yang negatif.
Indeks Stoxx 600 menguat 0.6% ke 270.85, terutama dipicu oleh kenaikan saham BASF dan Bayer AG sebanyak 1%. Saham Royal Ahold NV anjlok 2.8% setelah perusahaan ritel asal Belanda itu merilis outlook yang kurang bagus. Indeks Jerman DAX 30 mananjak 0.8% ke 7,072.88, sementara CAC 40 Prancis naik 0.9% ke 3,492.76 dan FTSE 100 index naik 0.5% ke 5,804.36
SAHAM EROPA TERTOLONG STIMULUS THE FED
Bursa saham
Eropa terkerek naik hari Kamis seiring adanya sinyal baru dari The Fed untuk menggelontorkan stimulus moneter dalam waktu dekat sehingga berhasil menepis kecemasan krisis utang zona Euro.
Terpantau sejauh ini indeks FTSE London menguat 0.29% ke level 5,788, sementara DAX Jerman naik 0.06% di level 7,027.0 dan CAC Prancis stabil 0.10% diperdagangkan di level 3,461.0.
Minutes dari rapat kebijakan moneter The Fed yang terakhir yang baru dirilis setelah closing market Eropa kemarin menunjukkan bahwa bank sentral AS siap untuk menyediakan stimulus moneter tambahan kecuali jika ekonomi berhasil bangkit dengan sendirinya.
Para pelaku pasar otomatis menyambut positif prospek stimulus The Fed sehingga memborong berbagai aset berisiko, apalagi ada potensi intervensi ECB untuk pasar obligasi Spanyol maupun Italia.
Sektor perbankan dan Heineken juga berhasil memotori penguatan indeks saham gabungan London. Setelah perusahaan bir tersebut mendapatkan upgrade dari berbagai firma keuangan dari hold menjadi buy. Sementara SocGen mengatakan Heineken berpotensi terdongkrak dari rencana akuisisi Asia Pacific Breweries, karena akuisisi tersebut akan memberikan Heineken kontrol tambahan atas strategi ekspansi nya ke Asia.